Menu Tutup

XPANDER

Tampilan¬†Garang. Ini kesan pertama kami saat melihat bagian depan mobil itu. Jika memakai velg yang lebih besar, rasanya Xpander sejajar dengan beberapa model sport utility vehicle. Dimensi grille yang menyudut dan tersambung dengan lampu sen “tajam” memperkuat kesan garang. Demikian pula dengan bentuk headlamp besar yang terpasang di bumper. Penempatan headlamp ini unik dan membedakan Xpander dengan mobil-mobil lain. Desain lampu belakang dan punggungnya mengingatkan kami pada Mitsubishi Outlander, meski lampu Xpander cenderung panjang ke atas dan menyatu dengan pilar D.

Dengan velg 16 inci dan jarak muka tanah (ground clearance) 205 milimeter, Xpander tampak paling tinggi dibanding pesaing. Untuk diketahui, ground clearance Toyota Avanza (Daihatsu Xenia) mencapai 200 mm, Honda Mobilo 189 mm, Suzuki Ertiga 185 mm, dan Chevrolet Spin 157 mm. Demikian pula dengan dimensi panjang yang mencapai 4,5 meter, yang memungkinkan ruang kabin Xpander lebih lega ketimbang pesaingnya.

Interior

Memasuki kabin, nuansa terang langsung terasa lantaran hampir semua kompartemen berwarna cerah. Kursi berbahan katun diberi kelir beige, demikian pula dengan plafonnya. Sebagian dari panel pintu dan dasbor bagian bawah juga berwarna terang. Hanya dasbor atas, setir, panel transmisi, dan panel pintu bagian atas yang berwarna gelap. Yang membedakan Xpander Ultimate dengan varian di bawahnya dan pesaing lain adalah pemasangan aksen kayu buatan di beberapa tempat. Selain itu, Mitsubishi memberikan corak jahitan palsu di plastik panel, dari dasbor hingga pintu.

Duduk di kursi pengemudi, Anda akan merasakan posisi mengemudi yang ergonomis. Apalagi setir Xpander memiliki fitur tilt dan teleskopik, sehingga bisa diatur tinggi-rendah atau panjang-pendeknya. Yang membedakan rasa mengemudi Xpander dengan pesaing adalah posisi duduk dan pandangan jendela yang lebih tinggi.